POKJA IWOI Bekasi Luncurkan Audit LKPJ Desa 2018-2025 : Jangan Biarkan 8 Tahun Uang Rakyat Hilang.

- Penulis

Saturday, 11 April 2026 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DUTAINVESTIGASI

Bekasi – Kelompok Kerja Ikatan Wartawan Online Indonesia (POKJA IWOI) resmi meluncurkan gerakan audit sosial terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Desa untuk periode anggaran 2018 hingga 2025. Inisiatif ini merupakan perwujudan fungsi kontrol sosial media guna mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel di wilayah Kabupaten Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah perdana gerakan ini dilakukan dengan melayangkan surat permohonan informasi publik kepada para Kepala Desa. POKJA IWOI meminta salinan dokumen LKPJ dan Laporan Realisasi APBDes selama delapan tahun terakhir (2018–2025) untuk ditelaah lebih lanjut.

​Ketua POKJA IWO Indonesia, Karno Jikar, menegaskan bahwa permohonan dokumen ini didasari oleh payung hukum yang kuat, yaitu:

1. ​UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

2. ​UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

3. ​Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

​”Kami ingin memastikan dana desa selama delapan tahun terakhir benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga. Sesuai jargon kami, ‘Jangan Biarkan Selama 8 Tahun Uang Rakyat Hilang’, ini adalah hak masyarakat untuk mengetahui realisasi anggaran di desanya,” tegas Karno.

Guna memperkuat pengawasan di lapangan, POKJA IWOI menginisiasi kampanye masif dengan memasang spanduk di penjuru wilayah Kabupaten Bekasi. Mulai dari wilayah Selatan, Utara, Barat, hingga Timur. 

Baca Juga:  BREAKING NEWS : Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Nyatakan 40 Hari Berkabung.

Masyarakat diajak bergabung sebagai Relawan Audit LKPJ Desa dengan dua peran strategis:

• ​Surveyor : Bertugas melakukan pengecekan fisik proyek pembangunan di lapangan.

• ​Verifikator : Melakukan sinkronisasi dan validasi antara data laporan tertulis dengan fakta objektif di lapangan.

Hasil temuan dari relawan lapangan nantinya akan diproses secara profesional melalui alur berikut :

1. ​Verifikasi Internal : Data lapangan diolah oleh tim POKJA IWOI.

2. ​Penilaian Ahli : Dokumen diserahkan kepada Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan Inspektorat.

3. ​Audit Formal : Laporan akhir akan diteruskan ke BPKP Jawa Barat untuk dilakukan audit mendalam secara resmi.

Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam menjaga transparansi desa, pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui:

• ​WhatsApp: 0858 1016 0998

• ​Email: dppiwoindonesiaok@gmail.com

• ​Sekretariat: Jln. Raya Pilar Sukatani, Ruko Grand Permata Cikarang, Kab. Bekasi.

​POKJA IWOI mengimbau para Kepala Desa untuk bersikap kooperatif dengan memberikan tanggapan tertulis serta dokumen yang diminta dalam waktu 10 hari kerja setelah surat diterima. Hal ini demi mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Bekasi yang berintegritas. (**)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Follow WhatsApp Channel dutainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang
HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan
Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun
Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi
Dugaan Penipuan Bermodus Perjanjian Permodalan, Kerugian Korban Disebut Capai Rp1,5 Miliar
Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I
Nomor Urut 1 Kang Jibril-Ahmad Bustomi Gelar Konvoi Meriah, Pesta Rakyat Semarakkan Taman Rahayu
Kang Jibril Nomor 1! MANJUR Bergema, Energi Muda Siap Bawa Perubahan Taman Rahayu
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 02:08 WIB

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang

Monday, 28 September 2026 - 10:14 WIB

HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan

Sunday, 27 September 2026 - 02:48 WIB

Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun

Wednesday, 23 September 2026 - 05:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi

Tuesday, 15 September 2026 - 01:04 WIB

Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I

Berita Terbaru