Kota Bekasi – Duta Investigasi
Pemerintah Kota Bekasi kembali menorehkan capaian membanggakan dalam pembangunan sumber daya manusia. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik Kota Bekasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi pada tahun 2025 mencapai 84,43, meningkat 0,88 poin dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 83,55.
Capaian ini menempatkan Kota Bekasi dalam kategori IPM sangat tinggi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kualitas pembangunan manusia terbaik kedua di Provinsi Jawa Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam lima tahun terakhir, tren peningkatan IPM Kota Bekasi menunjukkan konsistensi yang kuat. Dimulai dari angka 81,50 pada tahun 2020, kemudian meningkat menjadi 81,95 (2021), 82,46 (2022), 83,06 (2023), 83,55 (2024), hingga akhirnya mencapai 84,43 pada tahun 2025. Secara kumulatif, terjadi peningkatan sebesar 2,93 poin, mencerminkan kemajuan signifikan dalam kualitas hidup masyarakat.
Peningkatan IPM ini ditopang oleh penguatan tiga dimensi utama pembangunan manusia:
1. Dimensi Kesehatan
Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan serta perluasan akses fasilitas kesehatan. Hal ini tercermin dari meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH), sebagai indikator membaiknya kualitas kesehatan masyarakat.
2. Dimensi Pendidikan
Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari perluasan akses, peningkatan sarana dan prasarana, hingga penguatan mutu tenaga pendidik. Indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) terus menunjukkan tren positif, menandakan semakin terbukanya kesempatan masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang lebih baik.
3. Dimensi Standar Hidup Layak
Pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tercermin dari meningkatnya pengeluaran riil per kapita, yang menjadi indikator daya beli serta kualitas hidup masyarakat yang semakin baik.
Capaian ini menjadi bukti bahwa pembangunan di Kota Bekasi tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Peningkatan IPM Kota Bekasi merupakan bukti nyata bahwa pembangunan yang kita jalankan semakin tepat sasaran. Namun, capaian ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta memastikan kesejahteraan masyarakat dirasakan secara merata,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi landasan optimisme untuk masa depan Kota Bekasi.
“Dengan capaian IPM yang terus meningkat, kami optimistis dapat menjaga tren positif ini sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah yang berkelanjutan—kota yang nyaman, dan masyarakat yang sejahtera,” tutupnya. (Red)














