IPM Kota Bekasi 2025 Tembus 84,43, Bukti Nyata Pembangunan Manusia Kian Berkualitas

- Penulis

Wednesday, 6 May 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi – Duta Investigasi

Pemerintah Kota Bekasi kembali menorehkan capaian membanggakan dalam pembangunan sumber daya manusia. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik Kota Bekasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi pada tahun 2025 mencapai 84,43, meningkat 0,88 poin dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 83,55.

Capaian ini menempatkan Kota Bekasi dalam kategori IPM sangat tinggi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kualitas pembangunan manusia terbaik kedua di Provinsi Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam lima tahun terakhir, tren peningkatan IPM Kota Bekasi menunjukkan konsistensi yang kuat. Dimulai dari angka 81,50 pada tahun 2020, kemudian meningkat menjadi 81,95 (2021), 82,46 (2022), 83,06 (2023), 83,55 (2024), hingga akhirnya mencapai 84,43 pada tahun 2025. Secara kumulatif, terjadi peningkatan sebesar 2,93 poin, mencerminkan kemajuan signifikan dalam kualitas hidup masyarakat.

Peningkatan IPM ini ditopang oleh penguatan tiga dimensi utama pembangunan manusia:

1. Dimensi Kesehatan
Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan serta perluasan akses fasilitas kesehatan. Hal ini tercermin dari meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH), sebagai indikator membaiknya kualitas kesehatan masyarakat.

2. Dimensi Pendidikan
Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari perluasan akses, peningkatan sarana dan prasarana, hingga penguatan mutu tenaga pendidik. Indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) terus menunjukkan tren positif, menandakan semakin terbukanya kesempatan masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang lebih baik.

Baca Juga:  Pengadilan Negeri Cibinong Menggelar Persidangan Lanjutan Dalam Perkara Korban Pencongkelan Mata Pada Anggota LSM GPMI

3. Dimensi Standar Hidup Layak
Pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tercermin dari meningkatnya pengeluaran riil per kapita, yang menjadi indikator daya beli serta kualitas hidup masyarakat yang semakin baik.

Capaian ini menjadi bukti bahwa pembangunan di Kota Bekasi tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Peningkatan IPM Kota Bekasi merupakan bukti nyata bahwa pembangunan yang kita jalankan semakin tepat sasaran. Namun, capaian ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta memastikan kesejahteraan masyarakat dirasakan secara merata,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi landasan optimisme untuk masa depan Kota Bekasi.
“Dengan capaian IPM yang terus meningkat, kami optimistis dapat menjaga tren positif ini sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan daerah yang berkelanjutan—kota yang nyaman, dan masyarakat yang sejahtera,” tutupnya. (Red)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Follow WhatsApp Channel dutainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang
HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan
Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun
Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi
Dugaan Penipuan Bermodus Perjanjian Permodalan, Kerugian Korban Disebut Capai Rp1,5 Miliar
Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I
Nomor Urut 1 Kang Jibril-Ahmad Bustomi Gelar Konvoi Meriah, Pesta Rakyat Semarakkan Taman Rahayu
Kang Jibril Nomor 1! MANJUR Bergema, Energi Muda Siap Bawa Perubahan Taman Rahayu
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 02:08 WIB

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang

Monday, 28 September 2026 - 10:14 WIB

HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan

Sunday, 27 September 2026 - 02:48 WIB

Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun

Wednesday, 23 September 2026 - 05:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi

Tuesday, 15 September 2026 - 01:04 WIB

Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I

Berita Terbaru