Kepsek SMAN 1 Telukjambe Belum Beri Klarifikasi atas Dugaan Sertifikat Tidak Sah dan Perubahan Jalur Domisili PCMB

- Penulis

Wednesday, 17 June 2026 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang – Duta Investigasi

Sikap tertutup pihak SMAN 1 Telukjambe kembali menjadi sorotan publik. Kepala sekolah setempat hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan sertifikat tidak sah pada jalur non-akademik serta dugaan perubahan jalur domisili dalam proses Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

Ketua DPP ANKER (Aliansi Anti Korupsi Bersama Rakyat), Ade Gentong, menilai tidak adanya respons dari pihak sekolah justru menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat yang menunggu kejelasan informasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika publik meminta penjelasan atas dugaan yang berkembang, seharusnya pihak terkait memberikan klarifikasi secara terbuka. Jangan sampai keterbukaan informasi publik hanya menjadi slogan dan kamuflase semata,” kata Ade Gentong kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).

Menurut Ade, proses PCMB harus dilaksanakan dengan menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Terlebih, dugaan yang beredar menyangkut penggunaan sertifikat pada jalur non-akademik dan perubahan data domisili yang berpotensi memengaruhi hak peserta lainnya.

Ia menegaskan masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai setiap tahapan dan keputusan dalam pelaksanaan penerimaan murid baru.

Baca Juga:  Inisiatif Program Tebus Murah Perliter Minyak Sayur,Kecap,dan Saus Mendapatkan Apresiasi Relawan Tri-Bobiho Dalam Ringankan Beban Warga

“Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada publik secara terbuka. Namun apabila ditemukan indikasi penyimpangan, maka harus ada evaluasi dan penelusuran sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan semakin terkikis,” ujarnya.

Ade juga meminta instansi pendidikan yang berwenang melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap setiap laporan maupun dugaan yang muncul. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari spekulasi yang berkembang di masyarakat.

“Pemeriksaan yang transparan dan profesional diperlukan agar publik memperoleh kepastian serta menjaga integritas proses penerimaan peserta didik,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, Kepala SMAN 1 Telukjambe belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang disampaikan terkait dugaan penggunaan sertifikat jalur non-akademik dan perubahan jalur domisili dalam pelaksanaan PCMB.

Redaksi masih berupaya memperoleh keterangan dari pihak sekolah maupun instansi pendidikan terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang. (Red)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Follow WhatsApp Channel dutainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang
HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan
Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun
Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi
Dugaan Penipuan Bermodus Perjanjian Permodalan, Kerugian Korban Disebut Capai Rp1,5 Miliar
Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I
Nomor Urut 1 Kang Jibril-Ahmad Bustomi Gelar Konvoi Meriah, Pesta Rakyat Semarakkan Taman Rahayu
Kang Jibril Nomor 1! MANJUR Bergema, Energi Muda Siap Bawa Perubahan Taman Rahayu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 02:08 WIB

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang

Monday, 28 September 2026 - 10:14 WIB

HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan

Sunday, 27 September 2026 - 02:48 WIB

Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun

Wednesday, 23 September 2026 - 05:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi

Tuesday, 15 September 2026 - 01:04 WIB

Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I

Berita Terbaru