Vicky Setiawan Tegaskan LSM GPMI Harus Berbenah: Tinggalkan Pola Lama dan Kembali pada Kepentingan Rakyat

- Penulis

Sunday, 16 August 2026 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setu, Kabupaten Bekasi — Duta Investigasi

Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pengawal Masyarakat Indonesia (LSM GPMI) memasuki babak baru dalam perjalanan organisasinya. Pergantian kepemimpinan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menjadi momentum untuk melakukan pembenahan struktural sekaligus mengembalikan marwah organisasi sebagai lembaga yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vicky Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum LSM GPMI periode 2025, kini menempati posisi sebagai Dewan Pendiri Utama. Estafet kepemimpinan selanjutnya dipercayakan kepada Dedi Kurniawan sebagai Ketua Umum LSM GPMI periode 2026–2031.

Hal tersebut disampaikan Vicky Setiawan saat ditemui dan diwawancarai di Saung Ujang, sebuah rumah makan di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, Vicky secara terbuka mengungkapkan alasan dirinya memilih untuk tidak lagi aktif dalam kepengurusan harian organisasi.

“Saya sudah sangat tidak ingin berorganisasi karena ada sebuah kekecewaan terhadap seseorang yang sudah saya anggap lebih dari orang tua. Saya merasa pada akhirnya hanya menjadi alat politik LSM GPMI karena adanya rasa hutang budi,” ujar Vicky.

Menurut Vicky, perubahan kepengurusan harus menjadi titik awal untuk melepaskan berbagai kepentingan pribadi maupun kelompok yang selama ini berpotensi menyeret organisasi keluar dari tujuan awalnya.

Ia berharap dengan terbentuknya struktur baru di tingkat DPP, LSM GPMI dapat benar-benar kembali menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen.

“Dengan lepasnya orang-orang tersebut, saya berharap perubahan struktural di Dewan Pimpinan Pusat yang baru bisa menjadikan LSM GPMI sebagai organisasi yang benar-benar berbicara tentang persoalan sosial masyarakat. Jangan sampai organisasi hanya menjadi alat untuk kepentingan tertentu,” tegasnya.

Dedi Kurniawan Dipercaya Konsolidasi Daerah

Vicky juga menyampaikan kepercayaannya kepada Dedi Kurniawan untuk melakukan konsolidasi dan kunjungan ke sejumlah Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota yang masih aktif.

Menurutnya, konsolidasi tersebut penting untuk menyatukan kembali visi dan misi organisasi serta memastikan seluruh jajaran memahami arah baru LSM GPMI.

“Saya mempercayakan kepada Ketua Umum Dedi Kurniawan untuk melakukan kunjungan ke seluruh kabupaten dan kota yang masih aktif. Kita harus membangun kembali organisasi ini dari bawah,” katanya.

Vicky berharap LSM GPMI ke depan meninggalkan gaya-gaya lama yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, termasuk hubungan yang terlalu dekat dengan pihak-pihak tertentu.

Baca Juga:  Rangkap Jabatan di Dunia Olahraga, Tak Perlu Jadi Polemik

“LSM GPMI harus meninggalkan gaya-gaya kemarin. Jangan lagi organisasi terlalu terbawa dalam pertemanan dengan pengusaha maupun oknum-oknum tertentu, termasuk oknum kepolisian, yang pada akhirnya dapat mengganggu independensi organisasi,” ujarnya.

Anggap GPMI Terlahir Kembali

Lebih jauh, Vicky menyebut perubahan kepemimpinan ini harus dimaknai sebagai momentum untuk membangun kembali LSM GPMI dari awal.

Ia bahkan mengibaratkan organisasi tersebut seolah-olah baru berdiri hari ini, sehingga seluruh jajaran memiliki kesempatan untuk memperbaiki berbagai kekurangan masa lalu.

“Dalam waktu dekat, insyaallah kalau ada rezeki, kita akan mengadakan Rakernas yang pertama. Anggap saja LSM GPMI baru terbentuk hari ini. Kita mulai semuanya dari awal dengan semangat dan komitmen yang baru,” ungkapnya.

Menurut Vicky, Rakernas nantinya diharapkan menjadi forum penting untuk merumuskan arah organisasi, memperkuat struktur kepengurusan, serta menyusun program kerja yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat.

Bermitra dengan Pemerintah, Tetap Kritis Membela Rakyat

Sebagai organisasi kemasyarakatan, Vicky menegaskan LSM GPMI tetap harus membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pemerintah dan aparatur negara.

Namun, kemitraan tersebut tidak boleh membuat organisasi kehilangan sikap kritis maupun independensinya.

“Bermitra dengan pemerintah dan aparatur negara itu penting. Tetapi LSM GPMI jangan sampai ikut terbawa pada hal-hal yang justru merugikan rakyat. Kalau ada kebijakan atau persoalan yang merugikan masyarakat, kita harus berani menyampaikan kritik,” tegasnya.

Ia berharap kepemimpinan baru di bawah Dedi Kurniawan mampu membawa LSM GPMI menjadi organisasi yang lebih profesional, independen, transparan, serta konsisten menjalankan fungsi sosial dan kontrol terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Harapan saya sederhana, LSM GPMI harus kembali kepada masyarakat. Jangan menjadi alat siapa pun. Organisasi ini harus berdiri dengan kaki sendiri, bermitra dengan pemerintah, tetapi tetap berpihak kepada rakyat,” pungkas Vicky Setiawan.

Dengan perubahan kepemimpinan dan restrukturisasi DPP tersebut, LSM GPMI diharapkan mampu membuka lembaran baru dan membangun kembali kepercayaan publik melalui kerja nyata, konsolidasi organisasi, serta keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat. (Red)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Follow WhatsApp Channel dutainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang
HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan
Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun
Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi
Dugaan Penipuan Bermodus Perjanjian Permodalan, Kerugian Korban Disebut Capai Rp1,5 Miliar
Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I
Nomor Urut 1 Kang Jibril-Ahmad Bustomi Gelar Konvoi Meriah, Pesta Rakyat Semarakkan Taman Rahayu
Kang Jibril Nomor 1! MANJUR Bergema, Energi Muda Siap Bawa Perubahan Taman Rahayu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 02:08 WIB

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang

Monday, 28 September 2026 - 10:14 WIB

HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan

Sunday, 27 September 2026 - 02:48 WIB

Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun

Wednesday, 23 September 2026 - 05:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi

Tuesday, 15 September 2026 - 01:04 WIB

Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I

Berita Terbaru