Di Duga Praktik Pungli di Satpas Sim Kota Bekasi, Propam Harus Usut Tuntas !!

- Penulis

Wednesday, 4 June 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – DUTA INVESTIGASI

Praktik diduga percaloan masih menjamur di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas). Diduga oknum polisi ikut bermain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diketahui setelah oleh seorang pemohon SIM bernama Rosid, warga Rawalumbu Kota Bekasi menyampaikan keluh-kesah. Rosid datang ke Satpas Polres Metro Kota Bekasi Senin  (1/6/2025).

“Saya ditawarin di depan sama polisi-polisi yang jaga depan pas baru datang,” kata dia saat ditemui.

Rosid mengatakan, oknum-oknum menawarkan beragam kemudahan. Rosid tak perlu repot-repot mengikuti tahapan-tahapan seperti ujian tertulis maupun ujian praktik.

“Datang-datang langsung foto doang,” ujar Rosid 

Rosid mengaku menolak iming-iming yang diumbar oleh oknum tersebut. Sebab, Rosid sudah komitmen dari awal akan mengikuti sesuai prosedur.

“Pengen coba saja, pengin tahu juga udah lama gak bikin SIM,” ujar dia.

Menurut dia, membuat SIM tanpa bantuan calo tak menguras kantong. merogoh kocek Rp 250 ribu-an untuk membuat SIM A. Sedangkan, jika melalui calo harus mengeluarkan uang Rp 700ribu.

“Saya bikin baru normal pakai tes dan mengurus sendiri. Biayanya Rp 250 ribuan. (Kalau calo) menawarkan Rp 700 ribu Untuk SIM C,” ujar dia. dan Sim A Rp 800 Ribu.

Kendati diakui Rosid , mengurus sesuai prosedur sedikit lebih rumit. Rosid mengatakan, dirinya harus dua kali mengulang untuk ujian teori dan ujian praktik.

Baca Juga:  COFFEE MORNING "KOMINFOSTANDI BERSAMA MEDIA KOTA BEKASI WUJUDKAN TRANSFORMASI INFORMASI DAERAH”

“Saya udah tiga kali ujian. Teori enggak lulus pertama kali terus kedua lulus. Ujian praktik gak lulus dua kali ketiga baru lulus,” dia menandaskan. 

Pertanyaannya Apakah Ada Oknum APH yang bermain???, Untuk Itu Rosid Meminta agar Propam Menindaklanjuti nya tandas nya ke wartawan.

Saat Tim Media Investigasi Ke salah Satu Calo yang tidak mau di sebut namanya Memberitahukan detailnya berikut ini Ujari Si Calo Untuk SIM C dan SIM A untuk pembuat SIM hanya menyetor foto copy KTP aja dan melakukan tes kesehatan dan psikologi secara formalitas aja karena sudah membayar 700 ribu atau 800 ribu (semua sudah ditanggung ama calo tersebut) kemudian kita menyetor kesalah satu penanggung jawab (koordinator) sebesar 550 ribu,sedangkan khusus hari sabtu di korektif diduga mendapat dari karyawan dari semua perusahaan dari kota bekasi bahkan dari  calo – calo yang berada di gedung tersebut serta untuk disetor data pembuat SIM baru kepada oknum APH  tandasnya sampai berita ini diturunkan belum ada yang dapat dikonfirmasikan terkait berita ini. (Red)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Follow WhatsApp Channel dutainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang
HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan
Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun
Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi
Dugaan Penipuan Bermodus Perjanjian Permodalan, Kerugian Korban Disebut Capai Rp1,5 Miliar
Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I
Nomor Urut 1 Kang Jibril-Ahmad Bustomi Gelar Konvoi Meriah, Pesta Rakyat Semarakkan Taman Rahayu
Kang Jibril Nomor 1! MANJUR Bergema, Energi Muda Siap Bawa Perubahan Taman Rahayu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 3 October 2026 - 02:08 WIB

Dikira COD Biasa, Ternyata Dugaan Obat Terlarang! IWO Indonesia Gandeng Polsek Bantargebang

Monday, 28 September 2026 - 10:14 WIB

HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan

Sunday, 27 September 2026 - 02:48 WIB

Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun

Wednesday, 23 September 2026 - 05:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi

Tuesday, 15 September 2026 - 01:04 WIB

Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I

Berita Terbaru