Gawat!!! Anak Kandung Bunuh Ibunda, Begini Rekontruksi Pembunuhan di Desa Keting Jember

- Penulis

Friday, 26 January 2024 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember – Duta Investigasi 

Kasus pembunuhan yang menimpa Hasiyah, 60, warga Dusun Krajan 1, RT. 005/ RW. 008, Desa/Kecamatan Kencong Senin (13/11/2023) lalu, akhirnya dilakukan reka adegan rekontruksi.

Dalam rekontruksi itu ada 24 adegan yang dilakukan tersangka yakni calon menantu, teman dan anak korban. Penyidikan kasus pembunuhan ini, sudah pada tahapan rekonstruksi (reka ulang-red).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini, untuk memastikan peristiwa pembunuhan yang tertuang dalam Berita Acara Penyidikan (BAP) dengan peristiwa yang terjadi di lapangan.


Korban saat ditemukan oleh petani di sekitar saluran irigasi yang juga tidak jauh dari jalan nasional jurusan Jember- Lumajang.

Selain itu lokasi penemuan mayat korban juga tidak jauh dari mapolsek Jombang. Saat ditemukan korban kondisinya mengenaskan yakni leher sudah berlumuran darah.

Rekonstruksi dilakukan penyidik Pidana umum Satreskrim Polres Jember, pada Rabu (24/1/2023) siang. Langkah ini untuk memberikan keyakinan kepada jaksa penuntut umum kejaksaan negeri Jember, dalam melakukan penuntutan di Pengadilan Negeri Jember nanti.

Sebelumnya, polisi menangkap tiga tersangka tepat satu bulan setelah peristiwa pembunuhan. Ketiganya masing masing calon menantu berinisial SA, teman SA berinisial AW dan anak kandung korban berinisal NH.

Baca Juga:  Biro Hukum PSHT: Jangan Gunakan Logo PSHT Untuk Mendukung Paslon Pilkada di Kabupaten Madiun.

Dalam reka ulang (rekontruksi) ada 24 adegan yang dilakukan tersangka. Saat rekontruksi dilakukan penjagaan yang cukup ketat.

“24 adegan rekonstruksi itu diperankan oleh tiga tersangka, mulai dari rencana hingga terjadinya eksekusi pembunuhan terhadap korban di TKP Desa Keting,” kata IPTU bagus Setiawan Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Jember, Rabu (24/1/2024).

Menurut Bagus, sesuai rekonstruksi, setelah dilakukan perencanaan, salah satu pelaku ada janjian bertemu dengan korban Hasiyah.

Setelah bertemu selanjutnya korban dibawa AG keliling dan di ajak jalan-jalan dengan alasan untuk menagih hutang. Sedangkan SA (calon menantu) beserta pacarnya NH, yang sudah merencanakan pembunuhan dan membututi korban hingga membunuh korban.

NH, seorang pelaku yang juga anak kandung korban terlihat menangis. Karena dia merasa bersalah dan durhaka telah ikut serta membunuh ibu kandungnya.

Ia merasa dibujuk pacarnya (SA), karena saat itu mengatakan niatnya, bukan untuk membunuh. Tapi hanya memberi pelajaran saja, yakni dengan dipukul.

“Motif sakit hati, dan itu menjadi alasan para pelaku membunuh korban secara sadis yang menghabisi dengan menyakiti lehernya,” kata Bagus. (Red)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Follow WhatsApp Channel dutainvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan
Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun
Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi
Dugaan Penipuan Bermodus Perjanjian Permodalan, Kerugian Korban Disebut Capai Rp1,5 Miliar
Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I
Nomor Urut 1 Kang Jibril-Ahmad Bustomi Gelar Konvoi Meriah, Pesta Rakyat Semarakkan Taman Rahayu
Kang Jibril Nomor 1! MANJUR Bergema, Energi Muda Siap Bawa Perubahan Taman Rahayu
Ketua IWO-I Kota Bekasi Soroti Proyek Disperkimtan: Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Harus Ditindaklanjuti
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 10:14 WIB

HIPPI Jabar Dorong UMKM Jawa Barat Naik Kelas, Siapkan Pelatihan dan Pendampingan

Sunday, 27 September 2026 - 02:48 WIB

Sampah Jakarta Tetap Menggunung, Kompensasi Bantar Gebang Malah Terancam Turun

Wednesday, 23 September 2026 - 05:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penyerobotan Tanah, Kuasa Hukum Korban Hadirkan Sejumlah Saksi ke Polres Metro Bekasi

Tuesday, 15 September 2026 - 01:04 WIB

Kericuhan Pecah di Club HNM Jatisampurna, Baku Pukul hingga Parkiran Jadi Sorotan, Ini Kata Ketua IWO-I

Monday, 14 September 2026 - 11:13 WIB

Nomor Urut 1 Kang Jibril-Ahmad Bustomi Gelar Konvoi Meriah, Pesta Rakyat Semarakkan Taman Rahayu

Berita Terbaru